Advertisement
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

AGENDA KAK KUSUMO

There are no upcoming events currently scheduled.
Kegiatan Terkini
Pelatihan Mendongeng
November 10, 2009 (8:00 am - 11:59 pm)

Mendongeng IPTEK di BPPT
November 5, 2009 (8:00 am - 11:59 pm)

Mendongeng
October 29 (8:00 am) - October 30 (11:59 pm), 2009

Anugrah Pemuda Pelopor Bersama Bapak Presiden
October 28, 2009 (8:00 am - 11:59 pm)

Ceramah Tentang Mendongeng
October 27, 2009 (8:00 am - 11:59 pm)

View Full Calendar
Tambah Kegiatan

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Pengunjung

Hari Ini24
Kemarin158
Minggu Ini521
Bulan Ini1540
Total77543

(C) Fliesenstadt

Webmaster

Ingin punya website seperti ini, hubungi santany, phone: 021-92 7575 89, email: santany32@gmail.com
Mendongeng Agar Anak Gemar Membaca
Tuesday, 20 January 2009

ImageMendongeng ternyata bisa memacu anak gemar membaca. Apalagi jika materi dongengan disajikan dengan menarik dan interaktif, seperti mementaskannya dalam bentuk teater atau drama di panggung.
Begitulah pendapat sejumlah pendongeng, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Ketua Kelompok Pecinta Bacaan Anak (KPBA) Murti Bunanta menuturkan, pada saat mendongeng, guru atau orangtua harus lebih dulu menunjukkan buku bacaan kepada anak. Bahkan, jika perlu, anak diminta membaca sebelum dibacakan ulang oleh orangtua atau guru.

”Dasar untuk mendongeng adalah buku. Jadi, bukunya ada dulu. Bukan sengaja membuat naskah untuk dipertunjukkan kepada anak. Tujuan KPBA mendorong anak agar gemar membaca, salah satunya dengan mendongeng,” papar Murti di sela-sela Seminar ”From Page to Stage” dalam Festival Mendongeng Ke-6 di Bentara Budaya Jakarta pekan lalu.

 

Sebaliknya, menurut Sachiko Watanabe, Supervisor Ohanashi Caravan (grup pendongeng asal Jepang), kelompoknya selalu membagikan buku bergambar kepada anak yang sebelumnya telah didongengi. Dengan begitu, anak terpancing menceritakan kembali isi buku kepada kawan atau keluarga di rumah.

 

”Anak juga belajar mengingat kembali adegan demi adegan yang ditampilkan pendongeng. Dia akan meniru dan menunjukkannya kepada orangtua. Kami berharap, ini akan menginspirasi anak agar tertarik pada buku dan membaca. Jadi, dari buku, pentas, lalu kembali ke buku,” papar Sachiko.

Tentang Ohanashi Caravan, Sachiko menyebutnya sebagai yayasan yang menaruh perhatian pada kebudayaan dengan memperkenalkan cerita rakyat melalui pentas boneka, penerbitan, dan pendistribusian buku. Grup yang didirikan 30 tahun lalu ini berkeliling dunia mementaskan cerita anak semenarik mungkin.

Interaktif

  • Agar anak bisa menghayati cerita, sebaiknya dia dibiarkan ikut berinteraksi dengan pendongeng. Cara seperti ini dilakukan grup Ohanashi Caravan.

Sachiko menuturkan, anak sebaiknya diberi kesempatan memberi komentar atas dongeng yang disajikan. ”Anak biasanya ingin menjadi bagian dari cerita atau menirukan tokoh. Jadi, biarkan saja itu terjadi, ini juga tidak merusak cerita,” ujarnya. Hal senada dikatakan Sujiwo Tejo, pendongeng, yang secara rutin memberikan pelatihan ke sekolah-sekolah.

 

Mendongeng secara interaktif, apalagi dengan media atau alat peraga, biasanya sulit diusahakan orangtua, apalagi jika mereka sibuk bekerja. Namun, sebenarnya orangtua bisa membuat media yang sederhana, seperti boneka, tali, kertas warna, atau manik-manik. Orangtua bisa menyiapkan media itu kala senggang.

 

”Alat peraga sangat penting. Kalau sekadar membacakan cerita, anak bisa bosan. Untuk membuat wayang beber, jika sulit dengan bahan kain, orangtua bisa menggantinya dengan kertas, lalu digambari seperti adegan dalam cerita. Jika orangtua tak bisa atau tak punya waktu, biasanya sekolah mempunyai jadwal mendongeng,” ujar Anne Pellowski, pendongeng dari New York, Amerika Serikat.

Sebagian sekolah memasukkan pelajaran mendongeng dalam kurikulum lokal. Hanya saja, lanjut Murti, guru harus pintar memilih materi bacaan. ”Selain itu, dongengan sebaiknya ditampilkan dalam bentuk drama agar menarik,” ujarnya.

 

Di Jepang, karena guru sekolah (terutama SD dan SMP) sibuk menyiapkan materi pelajaran, mendongeng tak bisa dilakukan sendiri. Maka, pendongeng seperti Ohanashi Caravan sangat dibutuhkan. Biasanya, pihak sekolah mengundang Ohanashi mendongeng dan melakukan semacam workshop bagi guru.

 

Hal seperti itu juga dilakukan di AS. Seperti dikatakan Anne, pendongeng datang ke sekolah untuk pelatihan. ”Setelah itu, biasanya guru dan pustakawan mengembangkan diri dan membuat program mendongeng,” katanya.

Membangun karakter

  • Manfaat lain mendongeng adalah melatih anak agar tak malu dan percaya diri. Awalnya, anak mungkin diam saja. Namun, lama-lama anak mulai bertanya dan menirukan tokoh dalam cerita.

Selain itu, mendongeng juga bisa menjadi wahana membangun karakter anak. Guru dan orangtua bisa menilai bagaimana sikap anak dengan menanyakan pendapatnya tentang sesuatu hal setelah dia didongengi. Setelah pendongeng selesai bercerita, anak sebaiknya ditanya, tokoh mana dalam cerita yang disukai dan mengapa.

 

Orangtua bisa menilai kecenderungan anak terhadap sesuatu hal. Apa yang dia sukai dan tidak, apa yang dia anggap baik atau buruk. Apalagi jika cerita itu menyelipkan petuah.

Sachiko mencontohkan cerita tentang tujuh gajah yang dilarang induknya makan buah tertentu. Namun, seekor anak gajah ingin tahu, mengapa memakan buah saja dilarang. Sang anak gajah nekat memakan buah, dan seketika dia sakit. Adakah orangtua yang ingin menjerumuskan anaknya?! (Susi Ivvaty)

sumber: www.kompas.com

Komen (3) >>
...
di tulis oleh dstgry, June 06, 2009


wow gold

...
di tulis oleh Anto, July 25, 2009

sy tetap sepakat dgn tema tulisan diatas yg mengatakan kalau inti dongeng adalah membaca.. (paling tdk mengajarkan anak utk gemar membaca)..
tp bg sy, kekuatan utama dongeng ada pd indera pendengaran (telinga). sewaktu kecil sy lebih suka mendengar dongeng yg dibacakan drpd harus membaca sendiri. apalagi pendongengx punya kualitas bercerita dan sekaligus mampu menghidupkan jalan cerita (seperti bunyi asli binatang. sy jd lebih merasa terhanyut. tp bukan berarti sy malas membaca. namun bg saya dongeng tetap punya dua metodologi yang masing2 punya penggemarx sendiri. yaitu cara MEMBACA dan car MENDENGAR...
salam...

...
di tulis oleh wow gold, December 30, 2009


We always wow gold and world of warcraft power leveling o

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
busy
 
Berikutnya >

Buku Karangan Kak Kusumo Priyono

LAYANAN RAJA DONGENG

  • Raja Dongeng menerima KONSULTASI dalam: 1) bina bakat anak (talenta), 2)jati diri dan kepemimpinan
  • Raja Dongeng memberikan CERAMAH tentang TEHNIK MENDONGENG dan perkembangannya.
  • Raja Dongeng menerima WORKSHOP STORY TELLING (seni mendongeng),seni berperan,seni berpidato, seni memandu acara(MC)
  • Raja Dongeng mengisi HIBURAN untuk anak-anak bersama Kak Kusumo Raja Dongeng Indonesia 
  • Raja Dongeng  Menerima KONSULTASI Anak-Anak Yang Bermasalah
  • Raja Dongeng  Membuka KURSUS SENI PERAN (Akting), Kursus Storytelling, Mc (Master Of Ceremony) Info lengkap hubungi, KLIK DISINI

 

CURAH SARAN