Advertisement
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

AGENDA KAK KUSUMO

There are no upcoming events currently scheduled.
Kegiatan Terkini
Pelatihan Mendongeng
November 10, 2009 (8:00 am - 11:59 pm)

Mendongeng IPTEK di BPPT
November 5, 2009 (8:00 am - 11:59 pm)

Mendongeng
October 29 (8:00 am) - October 30 (11:59 pm), 2009

Anugrah Pemuda Pelopor Bersama Bapak Presiden
October 28, 2009 (8:00 am - 11:59 pm)

Ceramah Tentang Mendongeng
October 27, 2009 (8:00 am - 11:59 pm)

View Full Calendar
Tambah Kegiatan

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Pengunjung

Hari Ini24
Kemarin158
Minggu Ini521
Bulan Ini1540
Total77543

(C) Fliesenstadt

Webmaster

Ingin punya website seperti ini, hubungi santany, phone: 021-92 7575 89, email: santany32@gmail.com
Anak Indonesia Lebih Kenal Sincan dan Teletabis daripada Nabi
Thursday, 29 January 2009

ImageSi Raja Dongeng Kusumo Priyono merasa prihatin dengan tayangan TV di Indonesia yang tidak mendidik dan mengandung nilai-nilai keagamaan sehingga kini anak-anak lebih mengenal tokoh kartun seperti Sincan dan Teletubis daripada para Rasul dan Nabi.

 

Hal ini dikemukakan dalam seminar Pendidikan Madrasah dan Tantangan Global yang diselenggarakan oleh Departemen Agama di gedung MK, Jakarta, Rabu (23/7).“Perilaku anak Indonesia, saat ini kondisinya memprihatinkan, ini dampak globalisasi sangat berpengaruh sehingga anak Indonesia tak mengenal kebanggaan pada nabi Muhammad. Idolanya Sincan dan Telebutis,” katanya.

 

Gaya tayangan TV saat ini menurut pakar psikologi ini sama sekali tidak mencerminkan budi pekerti bangsa Indonesia. Tayangan yang bernuansa Islam kesannya juga pada hal-hal yang berbau mistik.

“Kita perlu bersikap kritis, karena menyangkut moral adil, anak sampai dengan cucu kita yang akan mengalami degradasi. Orang jadi gampang bunuh diri, unggah-ungguh juga hilang,” terangnya.

Tayangan asing yang memiliki latar belakang budaya yang bertolak belakang dengan Indonesia juga banyak disukai masyarakat. Ia menceritakan saat mengisi sebuah acara di Sumatra Barat harus ditunda sebenar karena bertepatan dengan tayangan Maria Mercedes.

 

“Padahal budaya kita jauh berbeda, disana orang kumpul kebo dianggap biasa, selingkuh biasa, punya anak tanpa punya kawin juga dianggap wajar dan perkawinan hanya nomor dua,” imbuhnya.

Salah satu upaya untuk mengurangi dampak buruk globalisasi pada anak-anak adalah pendidikan di madrasah yang memberikan bekal agama. Sayangnya, berdasarkan pengalamannya mengajar di berbagai tempat, lembaga pendidikan Islam ini sangat ketinggalan.

 

“Sekolah di madrasah tak ada kebanggaan, padahal madrasah itu lapisan dasar bagi pembinaan akhlak bagi anak yang mengenalkan mereka pada agama,” katanya.

 

Dan yang paling diperlukan, terutama bagi para pengambil kebijakan adalah keberanian untuk mengambil sikap tegas terhadap tayangan yang merugikan masyarakat. Ia mengaku dipecat dari lembaga sensor film gara-gara banyak menggunting film yang mengandung unsur pornografi. (mkf)
Komen (2) >>
...
di tulis oleh fdyhtfguj, June 06, 2009


wow gold

...
di tulis oleh Istana doengeng, July 08, 2009

Cerita anak dan dongeng yg ditampilkan bagus2...

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Buku Karangan Kak Kusumo Priyono

LAYANAN RAJA DONGENG

  • Raja Dongeng menerima KONSULTASI dalam: 1) bina bakat anak (talenta), 2)jati diri dan kepemimpinan
  • Raja Dongeng memberikan CERAMAH tentang TEHNIK MENDONGENG dan perkembangannya.
  • Raja Dongeng menerima WORKSHOP STORY TELLING (seni mendongeng),seni berperan,seni berpidato, seni memandu acara(MC)
  • Raja Dongeng mengisi HIBURAN untuk anak-anak bersama Kak Kusumo Raja Dongeng Indonesia 
  • Raja Dongeng  Menerima KONSULTASI Anak-Anak Yang Bermasalah
  • Raja Dongeng  Membuka KURSUS SENI PERAN (Akting), Kursus Storytelling, Mc (Master Of Ceremony) Info lengkap hubungi, KLIK DISINI

 

CURAH SARAN